Lewati ke konten utama
pemred.com
★★★★★ Official app

10 Penerbangan Jakarta-Pangkalpinang Batal, 1.262 Penumpang Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Share:

PANGKALPINANG – Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap penerbangan rute Jakarta-Pangkalpinang dan sebaliknya. Sebanyak 10 penerbangan dibatalkan pada Minggu (6/9/2026), menyebabkan 1.262 penumpang terdampak di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

Pembatalan terjadi setelah operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta dihentikan sementara akibat sebaran abu vulkanik. Penutupan bandara saat itu diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB.

Penumpang Kecewa Dapat Informasi di Bandara

Salah satu penumpang terdampak, Marzam (56), warga Toboali, Bangka Selatan, sedianya terbang menuju Semarang dengan transit di Jakarta menggunakan Super Air Jet.

Penerbangannya dijadwalkan berangkat pukul 08.25 WIB, namun kemudian dijadwal ulang hingga tiga hari berikutnya.

“Jadwalnya berangkat pukul 08.25 WIB ini, tetapi ini dijadwal ulang, untuk tiga hari ke depan,” kata Marzam di Bandara Depati Amir.

Ia mengaku kecewa karena baru mengetahui pembatalan setelah tiba di bandara.

“Sangat rugi lah dari rumah ke bandara ini sudah mengeluarkan tenaga, biaya. Pas di bandara baru dapat informasi,” ujarnya.

Marzam berharap informasi penerbangan disampaikan lebih cepat dan jumlah petugas ditambah untuk membantu penumpang yang melakukan penjadwalan ulang.

1.262 Penumpang Terdampak

Berdasarkan data operasional Bandara Depati Amir, lima penerbangan Jakarta-Pangkalpinang yang dibatalkan membawa total 562 penumpang.

Penerbangan tersebut yakni Super Air Jet IU 820 sebanyak 94 penumpang, Citilink QG 972 sebanyak 94 penumpang, Citilink QG 970 sebanyak 138 penumpang, Sriwijaya Air SJ 072 sebanyak 128 penumpang, dan Garuda Indonesia GA 136 sebanyak 108 penumpang.

Sementara lima penerbangan Pangkalpinang-Jakarta yang dibatalkan membawa 700 penumpang. Rinciannya Super Air Jet IU 821 sebanyak 172 penumpang, Citilink QG 973 sebanyak 118 penumpang, Citilink QG 971 sebanyak 126 penumpang, Sriwijaya Air SJ 073 sebanyak 167 penumpang, dan Garuda Indonesia GA 137 sebanyak 117 penumpang.

Dengan demikian, total 1.262 penumpang terdampak pembatalan 10 penerbangan.

Penumpang Bisa Reschedule atau Refund

Petugas Piket Bandara Depati Amir, Rachmat Santoso, mengatakan penumpang terdampak dapat memilih melakukan penjadwalan ulang atau mengajukan pengembalian dana sesuai kebijakan maskapai.

“Saat ini kita antisipasi saja informasi dari maskapai, penumpang untuk reschedule atau pengembalian dana refund, opsinya seperti itu,” kata Rachmat.

Menurutnya, perkembangan operasional penerbangan terus diperbarui menyesuaikan kondisi Bandara Soekarno-Hatta.

“Jadi penumpang yang ingin reschedule dan refund dapat langsung konfirmasi ke maskapai di check-in area,” ujarnya.

Rute Lain Tetap Beroperasi

Tidak seluruh penerbangan dari Bandara Depati Amir mengalami pembatalan. Penerbangan menuju Tanjungpandan, Palembang dan Kulon Progo masih berjalan sesuai jadwal.

General Manager Bandara Depati Amir, Muhamad Haekal, menjelaskan Bandara Depati Amir tidak terdampak langsung abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Gangguan terjadi karena sebagian besar penerbangan terhubung dengan Bandara Soekarno-Hatta.

“Di Depati Amir tidak terdampak, tapi karena dari dan ke Soekarno-Hatta, dari ke Pangkalpinang tentunya kena dampak,” kata Haekal.

Bandara Depati Amir terus berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait. Calon penumpang diimbau memantau informasi terbaru dari maskapai sebelum berangkat ke bandara.

Sumber: pemred.com
Share:

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu

Kamu Harus TahuKamu Harus Tahu