Lewati ke konten utama
pemred.com
★★★★★ Official app

Bersaing dengan 154 Daerah, Pangkalpinang Terbaik III Layanan Kesehatan dan Raih Insentif Rp1 Miliar

Share:

PANGKALPINANG – Kota Pangkalpinang kembali mencatat prestasi. Kali ini datang dari sektor kesehatan. Bersaing dengan kabupaten dan kota dari seluruh Sumatera, Pangkalpinang berhasil menembus tiga besar dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera.

Pangkalpinang menyabet peringkat terbaik III kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan. Capaian ini juga membawa insentif fiskal sebesar Rp1 miliar bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Forum Komunikasi Pemerintah Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Batam, Rabu (12/8/2026).

Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna hadir langsung mewakili Pemkot Pangkalpinang menerima penghargaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.

Daerah
Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna menerima penghargaan untuk Pemkot Pangkalpinang sebagai terbaik III layanan kesehatan se-Sumatera di Batam, Rabu (12/8/2026).

Bukan Persaingan Kecil, Ada 154 Kabupaten/Kota

Masuk tiga besar tentu bukan perkara mudah. Regional Sumatera mencakup 10 provinsi dengan total 154 kabupaten/kota, terdiri atas 120 kabupaten dan 34 kota.

Di tengah persaingan tersebut, Pangkalpinang berhasil menempatkan diri di posisi ketiga dalam kategori yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat: pelayanan kesehatan.

Penilaiannya tidak sekadar melihat keberadaan fasilitas kesehatan. Aspek yang dinilai juga mencakup pemerataan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan hingga peningkatan kualitas fasilitas kesehatan dasar.

Artinya, penghargaan ini menjadi salah satu indikator atas kinerja daerah dalam memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Prestasi Berbuah Insentif Rp1 Miliar

Capaian tersebut bukan hanya menghasilkan penghargaan. Pemerintah pusat juga memberikan insentif fiskal Rp1 miliar kepada Pemkot Pangkalpinang sebagai bentuk apresiasi atas kinerja daerah.

Insentif fiskal bagi pemerintah daerah berprestasi merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.

Dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera, terdapat empat kategori penilaian, yakni Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, serta Implementasi Program 3 Juta Rumah.

Daerah
Suasana Rakor Forkopimda Regional Sumatera di Batam, Rabu (12/8/2026). Dalam ajang tersebut, Pangkalpinang meraih terbaik III kategori layanan kesehatan.

Dessy: Hasil Kerja Bersama

Wakil Wali Kota Pangkalpinang Dessy Ayutrisna mengatakan, pencapaian tersebut bukan hasil kerja satu pihak. Menurutnya, prestasi itu lahir dari kerja kolektif perangkat daerah, khususnya jajaran Dinas Kesehatan.

“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah, khususnya Dinas Kesehatan. Penghargaan ini tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Dessy.

Bagi Dessy, masuk tiga besar se-Sumatera juga tidak boleh membuat Pemkot berhenti berbenah. Penghargaan justru harus menjadi pemacu untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Ujungnya Harus Dirasakan Masyarakat

Di balik piala, peringkat dan insentif Rp1 miliar, Dessy menegaskan ada hal yang jauh lebih penting: manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana penghargaan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami akan terus berupaya memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang semakin baik, merata dan berkualitas,” katanya.

Dengan capaian tersebut, tantangan berikutnya bagi Pemkot Pangkalpinang adalah mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas layanan. Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan pelayanan kesehatan bukan hanya posisi di atas podium, tetapi seberapa mudah dan baik masyarakat mendapatkan layanan ketika membutuhkannya. (*RED)

Sumber: pemred.com
Share:

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu

Kamu Harus TahuKamu Harus Tahu