Lewati ke konten utama
pemred.com
★★★★★ Official app

Pengobatan Terkendala Biaya, PT TIMAH Tbk Salurkan Bantuan di Bangka Selatan

Share:

BANGKA SELATAN – Seorang pekerja pulang dari rutinitasnya dan tidak pernah benar-benar kembali ke keadaan semula. Tubuhnya berhenti bekerja seperti biasa, sementara biaya pengobatan terus berjalan. Di Kelurahan Teladan, Kabupaten Bangka Selatan, Octavian sudah lebih dari tujuh bulan hidup dengan saraf kejepit dan kondisi lumpuh setelah kecelakaan sepulang kerja yang mematahkan tulang rusuk dan tulang punggung belakangnya.

Pengobatan sempat dimulai. Pemeriksaan dan perawatan dilakukan di rumah sakit. Lalu berhenti. Bukan karena dinyatakan selesai, melainkan karena kemampuan pribadi tidak lagi cukup menutup biaya yang diperlukan.

Pengobatan yang Terhenti

Upaya menggunakan BPJS Kesehatan untuk tindakan operasi juga tidak berjalan mulus. Masih ada biaya tambahan yang harus ditanggung. Pengobatan pun terhenti, berganti dengan pengobatan tradisional yang bisa dijangkau.

Di tengah kondisi itu, PT TIMAH Tbk menyalurkan bantuan biaya pengobatan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan tersebut ditujukan agar Octavian dapat kembali melanjutkan pengobatan medis yang sempat tertunda.

Rencananya, dana bantuan akan digunakan untuk fisioterapi sesuai rekomendasi rumah sakit. Langkah ini dipandang penting untuk mencegah kondisi saraf semakin parah dan menghindari risiko saraf mati. Jika masih tersisa, dana akan dimanfaatkan untuk kebutuhan lain yang berkaitan langsung dengan proses pengobatan.

Sosial

Bantuan yang Datang Tak Disangka

Octavian menyebut bantuan itu datang di luar perkiraannya. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapat perhatian dari sebuah perusahaan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Awalnya berharap, tapi tidak menyangka bisa benar-benar mendapat bantuan dari PT TIMAH. Ini perusahaan besar, dan saya tidak menyangka akan memperhatikan kondisi seperti saya. Bantuan ini sangat berarti untuk melanjutkan pengobatan,” ungkapnya.

Sumber: pemred.com
Share:

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu

Kamu Harus TahuKamu Harus Tahu