PANGKALPINANG – Tiga puluh tahun bukan usia yang singkat bagi sebuah galangan. Di momen itulah PT Dak dan Perkapalan Air Kantung (PT DAK), anak usaha PT TIMAH Tbk, memilih menandai perjalanannya lewat serangkaian kegiatan sosial.
Perayaan ulang tahun ke-30 itu diisi dengan donor darah dan penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatannya berlangsung serentak, menjangkau Bangka hingga Lombok, pada Senin (2/2/2026). Tidak ada panggung besar. Yang ada justru aktivitas rutin yang diberi makna ulang tahun.

Donor darah menjadi salah satu titik temu antara karyawan dan kebutuhan publik. Di Pangkalpinang, kegiatan ini digelar bersama Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. Para karyawan datang, mendaftar, dan mendonorkan darahnya. Antusiasme itu tercatat sebagai tambahan pasokan di tengah kebutuhan yang terus berjalan.
Plt. Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Pangkalpinang, Abdul Ghani, menyebut dukungan perusahaan semacam ini relevan dengan kondisi daerah.
โKebutuhan darah di Pangkalpinang mencapai sekitar 1.500 kantong per bulan. Kami berharap kegiatan donor darah ini dapat terus berlanjut secara rutin, setiap tiga atau empat bulan sekali,โ ujarnya.
Bagi sebagian karyawan, momen ulang tahun perusahaan menjadi alasan tambahan untuk terlibat. Rudy Ferrysandi adalah salah satunya. Ia menilai kegiatan ini memberi manfaat ganda.
โSelain menyehatkan, donor darah ini menjadi bentuk kepedulian kami kepada sesama. Semoga setetes darah yang kami donorkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,โ katanya.
Di Luar Ruang Donor
Di luar isu kesehatan, perhatian PT DAK juga diarahkan ke pendidikan dan sosial. Bantuan disalurkan ke sejumlah sekolah luar biasa dan panti asuhan yang berada di sekitar Galangan Bangka dan Galangan Lombok.
Daftar penerima mencakup SLB Negeri Pangkalpinang, SLB Negeri Sungailiat, Panti Asuhan Annisa, Panti Asuhan Al-Kautsar, Panti Asuhan Miftahul Qhair, Panti Asuhan Miftahul Jannah, serta Yayasan Ihyaaโul Qurโan. Bantuan tersebut ditujukan untuk kebutuhan dasar lembaga dan anak-anak yang mereka dampingi.

Guru SLB Negeri Sungailiat, Nurlina, mengatakan bantuan itu akan langsung digunakan untuk keperluan siswa.
โKami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Rencananya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan siswa, seperti pembelian sepatu sekolah. Semoga PT DAK semakin jaya di usia ke-30,โ ujarnya.
Nada serupa datang dari panti asuhan. Perwakilan LKS-A Al-Kautsar, Amanuddin Somadi, menyebut bantuan tersebut membantu kelangsungan kegiatan sehari-hari.
โBantuan ini akan digunakan untuk biaya makan, SPP, dan kebutuhan sekolah anak-anak. Kami mendoakan PT DAK sebagai anak usaha PT TIMAH Tbk semakin maju dan karyawannya semakin solid,โ katanya.
Jejak yang Ditinggalkan
Rangkaian kegiatan ini menempatkan ulang tahun perusahaan bukan sekadar penanda usia. Di tengah aktivitas industri maritim yang menjadi core bisnisnya, PT DAK menempatkan kehadirannya bersisian dengan kebutuhan masyarakat sekitar wilayah operasional.
Apa yang tersisa setelah perayaan itu bukan baliho atau seremoni, melainkan darah yang tersimpan di bank PMI dan kebutuhan sekolah yang terpenuhi setidaknya untuk sementara waktu.


