Ruang Hijau di Tengah Kota, Tins Green Garden Foresttree dan Jejak PT TIMAH Tbk

PANGKALPINANG – Peresmian sebuah ruang bermain anak berlangsung dengan seremoni yang lengkap. Ada pita. Ada tumpeng. Ada janji ruang hijau. Semuanya terjadi di kawasan Komplek Bukit Baru, Kota Pangkalpinang, pada Rabu (4/2/2026), ketika Direktur Utama PT TIMAH Tbk Restu Widiyantoro menyatakan kawasan itu resmi dibuka untuk publik.

Ruang Bermain Anak Tins Green Garden Foresttree dirancang bukan hanya sebagai tempat bermain. Di dalamnya disematkan gagasan ruang terbuka hijau, ruang belajar, dan ruang bertemu tempat anak-anak dan keluarga bergerak, berhenti, lalu saling berpapasan.

Acara peresmian itu dihadiri jajaran internal perusahaan, mulai dari Direktur Operasi Handy Geniardi hingga para kepala divisi, serta masyarakat sekitar yang selama ini sudah akrab dengan kawasan tersebut.

Bersamaan dengan itu, sejumlah fasilitas baru ikut diresmikan. Ada danau dengan wahana permainan anak, musala AT TIN, toilet baru, gazebo, dan sarana pendukung lain. Semua ditandai dengan satu rangkaian simbol yang sama: pemotongan pita.

Residivis Curat Curi Dua Aki di Gabek, Ditangkap Buser Naga dalam Operasi Pekat 2026

Ruang yang Diperluas

Kawasan Tins Green Garden Foresttree kini memuat banyak fungsi sekaligus. Jalur joging track dengan tiga lintasan sepanjang 685 meter persegi mengitari area. Sebuah danau seluas 780 meter persegi diisi permainan air seperti kano, bebek kayuh, dan perahu. Musala berdiri di lahan 16 meter persegi, disertai kamar mandi, tempat sampah, dan 22 unit fasilitas olahraga.

Di sisi lain, permainan anak-anak tersebar: ayunan, jaring laba-laba, papan titian, jungkat-jungkit, jembatan titian, hingga gazebo sebagai tempat berhenti sejenak.

Ruang ini diposisikan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak, sekaligus menanamkan kedekatan dengan alam sejak usia dini.

Empat Pria Asyik Main Domino di Rangkui Diciduk Tim Buser Naga dalam Operasi Pekat 2026

Ruang Publik, Tanggung Jawab Bersama

Bagi perusahaan, ruang terbuka hijau ramah anak dipandang sebagai kebutuhan di kawasan perkotaan. Bukan hanya untuk bermain, tetapi juga untuk berkumpul dan memperbaiki kualitas lingkungan sekitar.

Restu Widiyantoro menyebut kawasan ini terbuka untuk umum dan dapat dimanfaatkan untuk rekreasi keluarga maupun olahraga.

“Taman ini boleh digunakan bersama tapi kita harus saling menjaga baik kebersihan dan ketertiban karena ini untuk digunakan bersama baik berolahraga maupun rekreasi,” katanya.

Ia juga menyampaikan rencana pengembangan lanjutan fasilitas agar aktivitas masyarakat di kawasan tersebut semakin mudah.

Pengembangan Kasus Tambang Pondi, Dirut dan PJO CV Tiga Saudara Resmi Jadi Tersangka

Suara dari Warga

Bagi sebagian warga, kawasan ini bukan hal baru. Flora, warga Sumberejo, menyebut Tins Green Garden Foresttree sebagai salah satu lokasi olahraga favoritnya.

“Saya sering ke sini untuk berolaharga karena suasana asri, terawat dan ada berbagai fasilitas olahraga. Semoga ini nanti terbuka terus untuk umum, sehingga kita bisa terus berolahraga di sini. Terima kasih PT TIMAH Tbk yang sudah menghadirkan ruang terbuka ini untuk masyarakat,” katanya.

Dari sisi yang lebih rendah secara usia Azalika, anak berusia lima tahun, memandang kawasan itu dari sudut yang berbeda. Ia menyebut danau dan permainan air sebagai alasan utama datang ke taman tersebut.

“Senang kalau main ke sini sore, happy juga ada mainan baru,” ujarnya.

Ruang ramah anak ini kini berdiri sebagai satu titik temu. Antara rencana perusahaan, kebutuhan kota, dan pengalaman sehari-hari mereka yang benar-benar menggunakannya.