BANGKA – Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja kembali hadir. Kali ini, ia masuk ke rutinitas kerja PT TIMAH Tbk, lewat sebuah apel yang digelar di wilayah operasional Bangka Utara. Bukan sekadar penanda kalender, melainkan upaya mengulang satu pesan lama yang terus diuji: keselamatan tidak boleh tertinggal oleh produksi.
Apel Gerakan Nasional Bulan K3 Nasional 2026 itu mempertemukan manajemen, karyawan, dan mitra kerja. Semua berdiri di satu barisan. Lingkungan kerja yang aman dan sehat kembali disebut, kali ini sebagai tujuan bersama yang ingin dijaga agar tetap berjalan seiring dengan produktivitas.
K3 sebagai pengingat, bukan hiasan
Dalam apel tersebut, Division Head Area Bangka Utara, Rahendra, membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, Ph.D. Pesannya jelas. Bulan K3 tidak dimaksudkan sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan ruang refleksi nasional tentang perlindungan tenaga kerja.
K3, sebagaimana disampaikan dalam sambutan itu, tidak semestinya berhenti sebagai kewajiban regulatif. Ia diposisikan sebagai nilai dasar yang memastikan setiap pekerja dapat kembali ke rumah dengan selamat, tanpa mengorbankan ritme kerja dan target produksi.

Latihan, bukan sekadar simulasi
Di Bangka Utara, peringatan Bulan K3 tidak berhenti di barisan apel. Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan pekerja yang terpapar limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Skenario dijalankan sebagai latihan kesiapsiagaan, mengingat risiko selalu hadir di lingkungan pertambangan.
Di sela rangkaian kegiatan itu, penghargaan juga diberikan. Salah satunya Lifetime Dedication in Emergency Response, yang disematkan kepada Kusamanto, personel Penanggulangan Bahaya Kebakaran PT Timah yang telah bertugas sejak 2018.
โAlhamdulillah, saya sangat bersyukur atas apresiasi ini. Penghargaan ini bukan tujuan saya, karena yang saya lakukan selama ini semata menjalankan tugas dan amanah dari perusahaan,โ ungkap Kusmanto.
Mitra melihat dari dekat
Momentum Bulan K3 Nasional ini juga dibaca sebagai ruang memperkuat relasi dengan mitra kerja. Direktur Utama CV Rajawali Sakti Bangka, Bayu Perdana Putra, menyebut pelaksanaan Bulan K3 di lingkungan PT TIMAH Tbk berlangsung dengan antusias.
โPelaksanaan Bulan K3 ini sangat luar biasa. Antusiasme pimpinan dan rekan-rekan PT TIMAH Tbk menunjukkan komitmen nyata. Harapannya, momentum ini terus dijaga agar implementasi K3 benar-benar diterapkan di seluruh wilayah IUP PT TIMAH Tbk, terutama dalam industri pertambangan yang memiliki risiko tinggi,โ ujarnya.
Bulan K3 pun berjalan. Apel usai, simulasi selesai, penghargaan diberikan. Di lapangan, pekerjaan tetap berlanjut bersama harapan bahwa pesan keselamatan tidak ikut bubar setelah barisan dibubarkan.


