PEMRED.COM
PEMRED.COM Official App ★★★★★ GRATIS

Catur Timur Tengah Memanas, Iran Membalas, Pangkalan AS Jadi Kotak Pertempuran

Ketika langit Teluk masih menyimpan jejak cahaya rudal, beberapa negara di kawasan tiba-tiba mendapati dirinya berada di tengah peta konflik yang lebih besar dari batas wilayahnya.

Iran meluncurkan serangan rudal yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di sejumlah negara Timur Tengah pada Sabtu (28/2/2026). Sasaran disebut berada di Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab—wilayah yang diketahui menampung instalasi militer AS. Serangan itu datang setelah operasi militer Amerika Serikat dan Israel menghantam sejumlah target di Iran.

Ledakan dilaporkan terdengar di beberapa kota Teluk. Sistem pertahanan udara negara-negara tersebut bergerak cepat, dan sebagian besar rudal disebut berhasil dicegat sebelum mencapai target.

Namun tidak semua serpihan berhenti di udara.

Khairul Edi Hanafi Ajak Penambang Beltim Jaga Kondusivitas: Jangan Ulangi Kejadian 7 Agustus

Di Abu Dhabi, satu orang dilaporkan tewas akibat puing yang jatuh dari intersepsi rudal.

Serangan Balasan

Serangan Iran disebut sebagai respons langsung terhadap operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel yang sebelumnya menghantam sejumlah lokasi di Iran.

Operasi itu menyasar berbagai target strategis di kota-kota seperti Teheran, Isfahan, dan Qom. Serangan juga dilaporkan menargetkan pejabat tinggi serta fasilitas militer Iran.

Saat Timah Jadi Tumpuan Hidup, Penambang Belitung Timur Berharap Harga Stabil dan Penjualan Lancar

Di tengah serangan tersebut, pemerintah Iran menyatakan langkah militernya sebagai bentuk balasan atas apa yang mereka anggap sebagai agresi terhadap wilayahnya.

Laman: 1 2 3

× Advertisement
× Advertisement