PANGKALPINANG – Semangat memperkuat organisasi dan menyiapkan kader menjadi penekanan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. (HC) Hidayat Arsani, S.E., dalam mengawali langkah partainya menghadapi Pemilu dan Pilkada mendatang. Bagi Golkar, kekuatan organisasi harus diterjemahkan menjadi kemenangan politik, termasuk menambah kursi DPR RI serta memperbesar peluang memimpin daerah di Bangka Belitung.
Hal itu disampaikan Hidayat Arsani saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2026 di Hotel Aston Pangkalpinang, Minggu (28/6/2026).
Di hadapan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera, Dr. H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Hidayat Arsani menyampaikan bahwa konsolidasi kepengurusan telah dituntaskan mulai dari tingkat DPD hingga Pengurus Kecamatan (PAC).
“Seluruh DPD sudah selesai dilantik, begitu juga kepengurusan hingga tingkat kecamatan (PAC). Semua berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan pelantikan serentak pengurus Partai Golkar di Bangka Belitung beberapa waktu lalu dihadiri hampir 22 ribu peserta. Menurutnya, antusiasme tersebut mencerminkan kekompakan kader sekaligus memperlihatkan kokohnya fondasi organisasi Partai Golkar di Negeri Serumpun Sebalai.
Menguatkan Organisasi, Menyiapkan Kemenangan
Hidayat Arsani menuturkan, Rakerda dan Rapimda bukan sekadar agenda organisasi, melainkan kesempatan untuk menyusun arah perjuangan sekaligus menyamakan langkah seluruh jajaran partai menghadapi agenda politik yang akan datang.
“Kita ingin bupati milik Golkar, wali kota milik Golkar, Ketua DPRD milik Golkar, dan kursi DPR RI bertambah satu lagi. Orang-orangnya sudah kita siapkan, tinggal Allah yang menentukan,” katanya.
Ia menegaskan, setiap unsur organisasi harus bergerak selaras agar cita-cita tersebut dapat diwujudkan melalui kerja bersama yang terencana.

Menurutnya, keberhasilan partai tidak lahir dalam waktu singkat. Karena itu, proses kaderisasi harus dimulai sejak awal agar Golkar memiliki calon-calon terbaik untuk bertarung pada Pemilu maupun Pilkada di seluruh kabupaten dan kota.
“Kita tidak ingin menjelang Pilkada baru mencari orang. Semua sudah kita siapkan dari sekarang, baik calon legislatif maupun calon kepala daerah di tujuh kabupaten/kota,” ujarnya.
Menghidupkan Golkar hingga Pelosok Desa
Dalam arahannya, Hidayat Arsani juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin dan loyalitas kader terhadap partai. Ia berharap keberadaan Partai Golkar benar-benar terasa hingga ke desa-desa melalui kepengurusan ranting yang aktif dan atribut partai yang terpasang sebagai identitas organisasi.
“Kalau saya datang ke desa tidak ada ranting atau atribut Golkar, siap-siap ada sanksi. Kita ingin Golkar benar-benar hidup sampai ke desa-desa,” tegasnya.
Menurut Hidayat Arsani, kuatnya sebuah partai tidak hanya diukur dari susunan kepengurusan, tetapi juga dari kehadirannya yang nyata dan kedekatannya dengan masyarakat.
IPR Dinilai Membawa Manfaat bagi Masyarakat
Pada kesempatan itu, Hidayat Arsani turut mengapresiasi keberhasilan Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mendorong lahirnya Peraturan Daerah tentang Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
Ia menyebut regulasi tersebut berpotensi memberikan manfaat bagi puluhan ribu penambang timah di Bangka Belitung.
“Perda IPR ini diperkirakan akan mengakomodasi sekitar 40 ribu penambang timah. Kalau dihitung bersama keluarganya, ada sekitar 160 ribu masyarakat yang merasakan manfaatnya. Ini menjadi kekuatan besar Golkar ke depan,” ujarnya.
Mengakhiri sambutannya, Hidayat Arsani mengajak seluruh kader untuk terus menjaga persatuan dan kekompakan serta menempatkan kepentingan masyarakat sebagai landasan perjuangan Partai Golkar.
“Mari kita bersatu. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Kita akan terus berjuang untuk membesarkan Partai Golkar, mendukung Ketua Umum, serta memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bangka Belitung dan Indonesia,” pungkasnya. (Rz)


