Selisih yang Terasa
Sri, salah seorang warga, mengaku datang untuk memanfaatkan selisih harga tersebut. Baginya, perbedaan angka itu cukup berarti.
“Alhamdulillah sangat terbantu. Selisih harganya lumayan. Wortel biasanya di pasar bisa Rp20 ribuan per kilo, di sini cuma Rp14 ribuan. Bawang yang biasanya Rp40 ribuan, di sini sekitar Rp32 ribuan,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini digelar lebih sering, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Kalau bisa sering-sering diadakan, apalagi mau Ramadan. Ini jelas meringankan beban masyarakat,” pungkasnya.


