PEMRED.COM
PEMRED.COM Official App ★★★★★ GRATIS

Pagi di Pasar, Siang di Pantai: Langkah Pemkot Pangkalpinang

Penataan, menurut Pemkot, tidak akan langsung disertai beban tambahan. Retribusi akan dilonggarkan lebih dulu. Langkah ini disebut sebagai penyangga awal agar pedagang tidak merasa tertekan.

“Kita beri relaksasi biaya dulu. Mereka masuk dulu, nanti retribusinya kita kaji. Kita paham kondisi ekonomi pasca-Covid kemarin memang belum sepenuhnya pulih,” katanya.

Selain lapak, bangunan juga masuk daftar evaluasi. Sebuah bangunan kosong di depan pasar ikan yang selama ini menutup akses akan dirobohkan.

“Bangunan itu milik provinsi tapi lahannya milik kita, dan sudah diserahkan oleh Pak Gubernur. Karena posisinya menutup pasar ikan, bangunan tersebut akan kita robohkan. Setelah itu, semua pedagang ikan wajib masuk ke dalam,” katanya.

Khairul Edi Hanafi Ajak Penambang Beltim Jaga Kondusivitas: Jangan Ulangi Kejadian 7 Agustus

Keluhan soal jalan rusak pun dicatat. Dinas Pekerjaan Umum diminta bergerak cepat.

“Tadi saya sudah minta PU, hari Senin langsung survei dan segera dilakukan pengaspalan,” pungkasnya.

Dari pasar ke pantai

Sehari sebelumnya, Jumat (6/2/2026), arah perhatian bergeser ke Pantai Pasir Padi. Prof. Saparudin hadir bersama Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners dalam kegiatan bersih-bersih kawasan pantai. Kegiatan ini disebut sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk menggalakkan gerakan membersihkan lingkungan.

Hadapi Penipuan dan Masalah Jasa Keuangan, OJK Babel Siapkan IASC dan Kontak 157

Pantai Pasir Padi dipilih sebagai titik awal. Alasannya, kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan dan pusat aktivitas masyarakat.

Laman: 1 2 3

× Advertisement
× Advertisement