Ketua Pelaksana Donor Darah Kagama Babel, Marini, yang juga Pengurus PMI Kota Pangkalpinang, menjelaskan konteksnya.
“Kami memiliki program kerja rutin menjelang bulan puasa untuk melaksanakan donor darah bersama PMI. Biasanya saat Ramadan kegiatan donor darah menurun, padahal kebutuhan darah tidak mengenal musim. Karena itu momentum ini penting untuk menjaga stok darah,” ujar Marini.
Sembako dan Daya Tarik
Dalam kegiatan tersebut, PT TIMAH Tbk memberikan bantuan berupa paket beras yang dibagikan kepada para pendonor. Bingkisan itu disebut sebagai bentuk apresiasi.
Marini menilai dukungan tersebut berdampak pada minat warga untuk datang.
“Sembako menjadi daya tarik yang cukup efektif untuk mengajak masyarakat berdonor. Meski tidak semua peserta memenuhi syarat medis untuk donor, antusiasme warga tetap tinggi dan PT TIMAH Tbk sudah empat tahun mendukung kegaiatan ini,” katanya.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci menjaga keberlanjutan kegiatan, terutama menjelang periode yang disebutnya krusial.
“Stok darah sering mengalami penurunan menjelang Lebaran. Dukungan berbagai pihak seperti PT TIMAH Tbk sangat membantu dalam menjaga ketersediaan darah bagi masyarakat,” ungkapnya.
Marini juga menilai dukungan perusahaan sebagai wujud kontribusi sosial yang dekat dengan masyarakat. Melalui kolaborasi itu, ia berharap semakin banyak lembaga dan komunitas turut terlibat dalam kegiatan sosial kemanusiaan di Bangka Belitung.


