Belajar Memadamkan Sebelum Mengenal Api, Bersama Tim Rescue dan Damkar PT TIMAH Tbk

KARIMUN – Kesadaran tentang api diperkenalkan bukan lewat peringatan, melainkan lewat permainan dan percobaan langsung. Anak-anak PAUD Stania Madani berbaris rapi, bergantian melihat alat pemadam, menyimak penjelasan, lalu tertawa saat simulasi dimulai.

Edukasi dan simulasi pencegahan serta penanggulangan kebakaran itu diberikan Tim Rescue dan Pemadam Kebakaran PT Timah Tbk Area Kundur. Lapangan Upacara PT Timah Tbk Division Area Kundur menjadi ruang belajar terbuka pada Kamis (29/1/2026). Anak-anak tampak larut, guru mengamati dari dekat.

Rutinitas yang Diulang

Kepala PAUD Stania Madani Kundur, Andi Putri Dwi Aprianti, menyebut kegiatan ini bukan hal baru bagi sekolahnya. Program serupa telah menjadi agenda rutin, dengan dukungan perusahaan yang sama.

Residivis Curat Curi Dua Aki di Gabek, Ditangkap Buser Naga dalam Operasi Pekat 2026

โ€œIni merupakan salah satu program unggulan yang rutin kami laksanakan setiap tahun untuk anak-anak didik kami, selain beberapa kegiatan edukatif lainnya. Sebelumnya, kami juga telah melaksanakan kegiatan Mabit di Masjid Al Inayah Komplek PT TIMAH Tbk dalam rangka memperingati Isra Miโ€™raj Nabi Besar Muhammad SAW. Alhamdulillah, seluruh kegiatan tersebut dapat berjalan lancar berkat dukungan PT TIMAH Tbk,โ€ ujarnya.

Menurut Putri, pengenalan bahaya kebakaran tidak dimaksudkan untuk menakut-nakuti. Fokusnya ada pada pemahaman dasar dan kebiasaan sejak dini.

โ€œSetiap tahun kami selalu memberikan pemahaman tentang bahaya kebakaran, termasuk mengenalkan alat-alat yang digunakan untuk pencegahan kebakaran. Dengan begitu, sejak dini anak-anak sudah memiliki pengetahuan dasar dan kesadaran akan pentingnya keselamatan,โ€ jelasnya.

Belajar dengan Melihat dan Mencoba

Metode simulasi dinilai memudahkan anak-anak memahami materi. Penjelasan tidak berhenti di kata-kata. Ada alat, ada praktik, ada pengalaman langsung.

Empat Pria Asyik Main Domino di Rangkui Diciduk Tim Buser Naga dalam Operasi Pekat 2026

Putri melihat antusiasme peserta didik muncul dengan sendirinya. Anak-anak mengikuti setiap tahapan kegiatan tanpa paksaan, menikmati proses yang berlangsung.

Salah satu instruktur kegiatan, Edy, menilai pendekatan ini memberi kesan yang berbeda bagi anak usia dini.

โ€œAnak-anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Dengan pengenalan alat pemadam kebakaran, cara penggunaan, serta fungsinya, mereka mendapatkan pengalaman dan wawasan baru. Selama ini mungkin mereka hanya melihat di buku atau televisi, tetapi hari ini mereka bisa melihat dan merasakannya secara langsung,โ€ ujarnya.

Di lapangan, keceriaan tampak menyertai setiap simulasi. Bagi anak-anak, kegiatan ini adalah pengalaman baru. Sesuatu yang sederhana, namun kemungkinan akan diingat lama setelah kegiatan usai.

Pengembangan Kasus Tambang Pondi, Dirut dan PJO CV Tiga Saudara Resmi Jadi Tersangka