Dari Eks Golf ke Lapak Takjil: Cerita Ramadan di Lahan PT TIMAH Tbk

BANGKA BARAT – Komitmen itu kembali diuji, kali ini lewat sebidang lahan yang lama tak dipakai. Sebuah ruang terbuka yang akan diisi aktivitas jual beli selama bulan puasa, dengan harapan sederhana: usaha kecil tetap bergerak.

PT TIMAH Tbk memfasilitasi aset perusahaan di kawasan eks Lapangan Golf PT TIMAH Tbk di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, untuk mendukung kegiatan Bazar Ramadan 1447 Hijriah. Kolaborasi ini dilakukan bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUP) Kabupaten Bangka Barat.

Bazar Ramadhan direncanakan berlangsung sepanjang bulan suci, dari 1 hingga 27 Ramadhan 1447 Hijriah. Antusiasme datang dari pelaku UMKM di wilayah Mentok dan sekitarnya, yang akan memanfaatkan satu lokasi yang sama untuk berjualan.

Lahan Lama, Fungsi Baru

Residivis Curat Curi Dua Aki di Gabek, Ditangkap Buser Naga dalam Operasi Pekat 2026

Sebelum bazar digelar, area tersebut dibersihkan bersama. PT TIMAH Tbk, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, DKUP, TNI, serta pelaku UMKM melakukan gotong royong pembersihan kawasan eks Lapangan Golf PT TIMAH, Jumat (6/2/2026).

Kegiatan ini dimaksudkan untuk menyiapkan ruang usaha yang layak dan nyaman. Banyak pihak terlibat, satu lokasi disiapkan, satu agenda disepakati.

Ruang Usaha di Bulan Puasa

Kepala DKUP Bangka Barat, Miwani, menyebut bazar ini sebagai sarana agar UMKM tetap produktif selama Ramadhan.

โ€œKegiatan ini kami laksanakan dalam rangka pemberdayaan UMKM melalui Bazar Ramadhan yang akan berlangsung dari 1 sampai 27 Ramadhan 1447 Hijriah,โ€ ujar Miwani.

Empat Pria Asyik Main Domino di Rangkui Diciduk Tim Buser Naga dalam Operasi Pekat 2026

Ia menjelaskan, pemanfaatan lahan eks Lapangan Golf PT TIMAH dilakukan melalui koordinasi dengan perusahaan.

โ€œSebelumnya kami bersurat ke PT TIMAH untuk memohon pinjam pakai lokasi. Alhamdulillah disambut baik, sekaligus kami bersinergi melakukan pembersihan bersama Pol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kecamatan Mentok, TNI, serta pelaku UMKM,โ€ jelasnya.

Menurut Miwani, terdapat lima kelompok UMKM yang akan berpartisipasi dan memanfaatkan bazar tersebut untuk meningkatkan pendapatan.

Takjil dan Harapan Terpusat

Pengembangan Kasus Tambang Pondi, Dirut dan PJO CV Tiga Saudara Resmi Jadi Tersangka

Dari sisi pelaku usaha, bazar ini dipandang sebagai titik temu. Titin Kurniasih dari UMKM Tugu Suta mengatakan pihaknya akan melibatkan sekitar 12 anggota.

โ€œKami rencananya akan berjualan aneka menu berbuka, seperti lauk pauk, donat, snack, kue, dan berbagai minuman. Semuanya ada,โ€ katanya.

Baginya, satu lokasi berarti kemudahan bagi pembeli dan penjual.

โ€œDi bulan puasa masyarakat pasti mencari takjil. Kami berharap pengunjung bisa terpusat di sini, sehingga mudah mendapatkan berbagai pilihan menu berbuka puasa,โ€ ujarnya.

Ia menyebut dukungan fasilitas sebagai hal yang patut disyukuri.

โ€œAlhamdulillah, kami sangat senang karena mendapat fasilitas berjualan. Terima kasih kepada PT TIMAH, DKUP Bangka Barat, dan semua pihak. Semoga membawa berkah dan rezeki di bulan Ramadhan,โ€ ucapnya.

Pandangan serupa disampaikan Dewi Apriani, pelaku UMKM Pelite Mentok.

โ€œIni sangat membantu UMKM. Mudah-mudahan ke depan UMKM bisa semakin berkembang dan maju. Terima kasih kepada PT TIMAH dan DKUP yang telah memberikan fasilitas bagi kami untuk berjualan,โ€ tuturnya.