Dorong UMK Naik Kelas
Pada sektor ekonomi kerakyatan, Program Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) kembali menjadi bagian dari agenda perusahaan pada 2026.
Program ini menyasar para pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) melalui berbagai bentuk pembinaan dan pengembangan usaha.
Kegiatan yang disiapkan meliputi pameran dan promosi produk UMK binaan, pelatihan, bantuan alat produksi, standardisasi produk, hingga pengembangan koperasi.
Melalui program tersebut, pelaku UMK diharapkan tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga mampu meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, serta meningkatkan daya saing produk.
Harapkan Manfaat Berkelanjutan
Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan program TJSL 2026 dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
“Melalui berbagai program yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026, perusahaan berharap dapat memberikan manfaat nyata, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan di wilayah operasional perusahaan,” katanya.
Menurut Anggi, keberhasilan pelaksanaan program TJSL membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kolaborasi bersama masyarakat, pemerintah daerah, dan mitra terkait diperlukan agar program yang dijalankan tepat sasaran dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Rangkaian program TJSL PT TIMAH Tbk pada 2026 juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), sekaligus menjaga keseimbangan hubungan antara aktivitas perusahaan, masyarakat, dan lingkungan.


