“Total ada tiga orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut,” jelas Mardian.
Lima Korban Mengalami Luka
Selain tiga korban meninggal dunia, lima orang lainnya mengalami luka dan mendapatkan penanganan medis. TR selaku pengemudi Nissan Grand Livina mengalami patah tulang tangan kiri dan luka robek pada kaki kiri. Korban dalam kondisi sadar, namun saat itu belum dapat berkomunikasi.
MT (39) mengalami patah tulang pada bagian kaki. Sementara IN (13) mengalami memar pada lengan kanan, TF (10) mengalami luka pada bagian kepala, dan AF yang masih berusia sekitar 1,5 tahun mengalami luka robek pada kaki kanan.
Seluruh korban dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara kedua kendaraan yang mengalami kerusakan parah turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan
Personel Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Selatan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Petugas melakukan penanganan terhadap korban, mengamankan kendaraan serta mengumpulkan keterangan dan informasi untuk mengetahui rangkaian kejadian sebelum tabrakan.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kecelakaan. Dugaan microsleep menjadi salah satu faktor yang didalami, namun polisi tetap melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kemungkinan adanya faktor lain.
“Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab dan menindaklanjuti pelanggaran yang terjadi,” ujar Mardian.


