Pendampingan mencakup pengurusan izin edar, sertifikasi halal, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Pemenuhan aspek legalitas dinilai penting agar produk UMKM memiliki standar yang dibutuhkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas serta meningkatkan kepercayaan konsumen.
Dorong UMKM Naik Kelas
Department Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan dukungan terhadap UMKM merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
“PT TIMAH Tbk berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar mampu naik kelas dan berdaya saing. Melalui fasilitasi permodalan, perizinan, pameran, pelatihan, hingga bantuan alat produksi, perusahaan ingin UMKM binaan memiliki akses pasar yang lebih luas, kapasitas usaha yang meningkat, serta produktivitas yang berkelanjutan,” kata Anggi.
Menurutnya, program pembinaan UMKM tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kinerja usaha para penerima manfaat, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi pelaku UMKM, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong tumbuhnya ekonomi lokal di wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.
Rangkaian program pemberdayaan UMKM tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT TIMAH Tbk serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, perusahaan berharap UMKM binaan dapat semakin mandiri, produktif, dan memiliki daya saing untuk menjangkau pasar yang lebih luas.


