“K3 sangat penting sekali, nyawa tidak bisa digantikan dengan apapun. Kita semua pasti mau pulang dengan selamat supaya bisa bersama anak istri. Jadi budaya K3 ini kita terapkan supaya bisa mencapai zero accident. Kami Pemerintah Daerah selalu mendukung agar K3 betul-betul diterapkan karena setiap nyawa sangat berharga,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar penerapan K3 di PT TIMAH Tbk tidak berhenti pada seremoni.
“Kami berharap dengan adanya penerapan K3 di PT TIMAH Tbk, para karyawan bisa bekerja lebih produktif dengan tetap menjaga keselamatan jiwa,” ujarnya.
Rangkaian yang sudah berjalan
Peringatan Bulan K3 Nasional di PT TIMAH Tbk bukan hanya berlangsung di Kundur. Sebelumnya, apel serupa telah digelar di wilayah operasional lain, seperti Area Bangka Utara, Area Bangka Selatan, dan Area Belitung.
Di luar apel, perusahaan juga mengisi bulan K3 dengan berbagai perlombaan. Ada latihan tanggap darurat, TINS Fire & Rescue Challenge, hingga pemberian penghargaan bagi unit kerja di masing-masing wilayah operasional.
Pada apel akbar di Kundur, penghargaan kembali diberikan. Pemenang Fire and Rescue Challenge yang digelar di Pangkalpinang dan Division Area Kundur pada 27–30 Januari diumumkan. Atraksi dari para pemenang menutup rangkaian kegiatan pagi itu.


