Lewati ke konten utama
pemred.com
★★★★★ Official app

TPP Dipotong 20 Persen, Ikat Pinggang Naik Lubang

Share:

“Jadi harap maklum, tapi tadi saya sudah mengingatkan kawan-kawan untuk tetap berkinerja maksimal. Semua kawan-kawan sudah berusaha maksimal, Pak Sekda dan tim TAPD sudah bolak-balik, sudah minta kemana-mana, sudah memaksimalkan,” terangnya.

Menurutnya, keputusan itu diambil setelah berbagai upaya dilakukan. Permintaan ke berbagai pihak dan penataan internal telah dicoba sebelum angka 20 persen akhirnya dipilih.

Pemotongan TPP ini tidak disebut sebagai kondisi yang akan berlangsung selamanya. Efriand menyebut kemungkinan perubahan tetap terbuka jika keadaan keuangan daerah membaik.

Namun untuk saat ini, arah kebijakan masih bergantung pada situasi yang belum pasti.

“Tapi kita masih lihat kondisi dan situasi, karena kita juga gak tahu sampai kapan pemerintah pusat memberlakukan ini, keadaan ini, seperti ini sampai kapan kita juga belum tahu,” tuturnya.

Sementara waktu, satu lubang ikat pinggang itu harus dinaikkan. Sebuah penyesuaian di tengah anggaran yang ditarik lebih ketat, sambil menunggu keadaan memberi ruang bernapas kembali.

Berdasarkan laporan Bangka Pos.

Sumber: pemred.com
Share:

Rekomendasi Untukmu Rekomendasi Untukmu

Kamu Harus TahuKamu Harus Tahu