PNGKALPINANG – PT TIMAH Tbk kembali mengumpulkan para pemimpinnya dalam satu ruang. Bukan untuk seremonial, melainkan untuk menimbang arah perusahaan di tengah tuntutan perubahan. Melalui Division Human Capital, perusahaan menggelar TINS Executive Leadership Program (TELP) Series 1 bertajuk โLeading Transformation for Sustainable Enterprise Valueโ. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, KamisโSabtu (5โ7 Februari 2026), di Graha Timah PT TIMAH Tbk.
Para komisaris dan direksi hadir lengkap. Komisaris Utama PT TIMAH Tbk Agus Rohman datang bersama jajaran Komisaris. Direktur Utama PT TIMAH Tbk Restu Widiyantoro hadir bersama Direksi. Komisaris anak usaha, kepala divisi, hingga staf ahli direksi ikut duduk sebagai peserta.
Ruang belajar bagi para pengambil keputusan
Program ini menghadirkan sejumlah narasumber dari dalam dan luar lingkungan BUMN. Pada hari pertama, peserta mengikuti paparan dari Managing Director Holding Operasional Danantara Agus Dwi Handaya, Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID Kuswantoro Pranabudi, serta Direktur Transformasi Korporasi & Human Capital Management Pambudi Sunarsihanto.
Hari kedua dijadwalkan menghadirkan Ignasius Jonan dan Asisten Pemulihan Aset Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung Parada Situmorang. Sementara pada hari ketiga, giliran Direktur Utama PT TIMAH Tbk periode 1994โMaret 2002 Erry Riyana Hardjapamekas dan Fachry Ali, Komisaris Utama PT TIMAH Tbk periode 2015โ2020, berbagi pengalaman.

Kepemimpinan sebagai amanah
Di hadapan peserta, Komisaris Utama PT TIMAH Tbk Agus Rohman mengingatkan posisi perusahaan sebagai BUMN dan perusahaan terbuka. Tanggung jawab, menurutnya, tidak berhenti pada pemegang saham.
โKegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi membentuk karakter kepemimpinan. Kepemimpinan adalah amanah. Kita sudah punya nilai AKHLAK, dan saya tambahkan dengan B5: bersyukur, berdoa, belajar, bekerja, dan berbagi. Kita berharap ini akan menjadi kesempatan untuk meningkatkan kompetensi pemimpin di PT TIMAH Tbk,โ ucapnya.
Dari lapangan ke ruang pengambilan keputusan
Direktur Utama PT TIMAH Tbk Restu Widiyantoro menyampaikan pesan agar program ini dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran yang utuh. Pengalaman teknis di lapangan, katanya, kini bertemu dengan tuntutan yang lebih luas.
โPemimpin PT TIMAH Tbk lahir dari proses panjang sebagai penambang yang sudah teruji di lapangan. Namun hari ini, selain mengelola pertambangan, kita juga memiliki tugas tambahan untuk menghasilkan profit dan memberikan kontribusi devisa bagi negara. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, karena seoarng leader itu harus bisa menjadi contoh di depan,โ ujar Restu.

Investasi jangka panjang kepemimpinan
Direktur Sumber Daya Manusia PT TIMAH Tbk Ratih Mayasari menjelaskan, TINS Executive Leadership Program dirancang untuk membentuk pemimpin yang tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga mampu mengelola aset, operasional, dan bisnis secara akuntabel.
โKami berharap program ini dapat meningkatkan kompetensi dan menghasilkan kinerja terbaik. Narasumber yang dihadirkan bukan hanya kuat secara teori, tetapi telah teruji di bidangnya masing-masing, sehingga dapat memberikan inspirasi bagi para calon pemimpin masa depan PT TIMAH Tbk,โ ujarnya.
Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang perusahaan dalam membangun kepemimpinan yang adaptif dan berdaya saing.
โSemoga TINS Executive Leadership Program dapat membantu kita menciptakan pemimpin-pemimpin hebat dari PT TIMAH Tbk,โ tutupnya.


