TOBOALI – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Jeriji, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 16.45 WIB. Insiden tersebut melibatkan Honda HRV dan Nissan Grand Livina, menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.
Polisi menduga kecelakaan bermula ketika pengemudi Honda HRV berinisial EK (48) mengalami kantuk sesaat atau microsleep. Kondisi itu diduga membuat kendaraan keluar dari jalur hingga masuk ke lajur berlawanan.
Kasi Humas Polres Bangka Selatan, AKP Mardian Syafrizal, mengatakan Honda HRV warna putih yang dikemudikan EK saat itu melaju dari arah Koba menuju Toboali. Ketika memasuki tikungan di ujung Desa Jeriji, kendaraan diduga kehilangan kendali akibat pengemudi mengalami kantuk sesaat.
Pada saat bersamaan, dari arah Toboali menuju Koba melaju Nissan Grand Livina warna putih yang dikemudikan TR (47). Honda HRV kemudian masuk ke lajur kendaraan tersebut hingga tabrakan tidak dapat dihindari.
“Pengemudi diduga mengalami kantuk sesaat sehingga kendaraan keluar dari jalur dan masuk ke lajur kendaraan dari arah berlawanan,” kata Mardian, Minggu (6/9/2026).
Tabrakan Terjadi di Jalur Grand Livina
Menurut polisi, benturan kedua kendaraan terjadi di lajur yang dilalui Nissan Grand Livina. Kerasnya tabrakan menyebabkan kedua mobil mengalami kerusakan parah dan sejumlah penumpang mengalami luka.
EK selaku pengemudi Honda HRV meninggal dunia di lokasi kejadian. Dua penumpang Nissan Grand Livina juga menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
AS (70), yang duduk di sebelah pengemudi Grand Livina, meninggal di tempat kejadian. Sementara LS (46) mengalami luka pada bagian kepala dan sempat mendapatkan penanganan di RSUD Bangka Selatan sebelum akhirnya meninggal dunia.


