BANGKA – Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang mulai membuat sebagian masyarakat di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, menghadapi keterbatasan akses terhadap air bersih. Menjawab keadaan tersebut, PT TIMAH (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Kecamatan Sungailiat, PDAM Tirta Bangka, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.
Penyaluran tahap awal diprioritaskan bagi warga di Lingkungan Sinar Baru yang terdampak kekeringan. Bantuan bukan hanya diberikan kepada rumah-rumah warga, melainkan turut menyasar fasilitas umum seperti sekolah, masjid, dan tempat pengajian, yang dimulai Jumat (11/9/2026).
Bersama Menjawab Kebutuhan Warga
Camat Sungailiat Lingga Pranata mengatakan, kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi langkah bersama dalam merespons kebutuhan masyarakat di tengah musim kemarau.
“Hari ini kita dari Kecamatan Sungailiat berkolaborasi dengan PT TIMAH, Kadin, dan PDAM melakukan penyaluran air bersih kepada masyarakat,” kata Lingga.
Menurutnya, berdasarkan pendataan awal, terdapat sekitar enam kelurahan yang menjadi wilayah prioritas karena belum terjangkau jaringan layanan PDAM Tirta Bangka.
“Dari data yang kami terima, kami mengutamakan wilayah yang belum dimasuki oleh PDAM Tirta Bangka. Ada sekitar enam kelurahan yang terbagi, dan rencana kami akan menyalurkan mulai dari hari ini sampai dengan minggu depan,” jelasnya.
Pada tahap awal, volume air bersih yang disalurkan mencapai lebih dari 7 ton. Penyaluran akan terus dievaluasi menurut keadaan di lapangan. Apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang dan kebutuhan masyarakat bertambah, jangkauan distribusi akan diperluas ke wilayah lain yang membutuhkan.
“Hari ini kita fokuskan untuk Lingkungan Sinar Baru, dan alhamdulillah warga sudah banyak yang mengambil, termasuk disalurkan ke fasilitas umum seperti sekolah dan masjid,” ujarnya.


