PEMRED.COM
PEMRED.COM Official App ★★★★★ GRATIS

Dituding Limbah SPPG Cemari Sumur Warga, Bambang Beri Bantahan Keras dan Bawa Pemberitaan ke Dewan Pers

Mengenai keadaan air yang sesekali tampak sedikit berminyak, Soleha mengatakan kondisi itu telah terlihat sejak lama, bahkan sebelum SPPG milik Bambang dibangun.

“Kalau musim kemarau ini memang kelihatannya air itu ada sedikit berminyak dan itu dari dulu, sebelum SPPG milik Pak Bambang dibangun,” katanya.


Ketua RT Beberkan Kondisi Operasional SPPG

Keterangan mengenai keadaan di sekitar lokasi turut disampaikan Ketua RT 005/02, Liberti Manurung. Ia mengatakan SPPG milik Bambang telah berdiri selama kurang lebih delapan bulan.

Cara Mengubah Desil DTSEN yang Tidak Sesuai, Warga Babel Bisa Ajukan Sanggah Lewat 3 Jalur

Sepanjang masa operasional tersebut, Liberti menilai pengelola SPPG memberikan perhatian terhadap kebersihan serta berupaya mencegah timbulnya pencemaran lingkungan.

“Pak Bambang selalu mengedepankan kebersihan, selalu menghindari pencemaran lingkungan. Menurut saya, SPPG ini sudah sesuai SOP dari BGN Pusat,” ujar Liberti.

Ia turut menjelaskan bahwa sistem IPAL yang digunakan pihak SPPG telah mengikuti arahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pangkalpinang.

“Salah satu IPAL yang mereka gunakan sudah sesuai standarisasi dari arahan DLH Kota Pangkalpinang, dan karyawannya sudah kompeten,” jelasnya.

Wali Kota Pangkalpinang Resmi Luncurkan PKP SMART, Warga Kini Bisa Akses Beragam Layanan Pemerintah Lewat Satu Aplikasi

Liberti menyebut, air tanah dengan tingkat pH sekitar 6 hingga 7 digunakan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah kegiatan di SPPG. Sementara itu, kebutuhan air untuk memasak dipenuhi dengan menggunakan air galon.

Laman: 1 2 3 4

× Advertisement
× Advertisement