PEMRED.COM
PEMRED.COM Official App ★★★★★ GRATIS

Tunaikan Janji, Prof Udin Salurkan Bantuan Modal untuk 90 UMKM Pangkalpinang

PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang Prof. Saparudin mulai merealisasikan salah satu janji politiknya bersama Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna dengan menyalurkan bantuan modal usaha kepada sekitar 90 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Pangkalpinang.

Bantuan senilai Rp1 juta untuk masing-masing pelaku usaha tersebut diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Betason Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (10/8/2026).

Wali Kota Pangkalpinang yang akrab disapa Prof Udin mengatakan, bantuan tersebut merupakan stimulus awal untuk mendorong pelaku usaha mikro agar semakin bersemangat mengembangkan usahanya.

Menurutnya, program tidak berhenti setelah bantuan diserahkan. Pemkot Pangkalpinang akan terus memantau perkembangan usaha para penerima untuk melihat potensi mereka agar dapat dikembangkan lebih lanjut.

Perempuan Golkar Naik Kelas, Hidayat Arsani Dorong KPPG Perkuat Barisan Politik

“Ini kita berikan sebagai stimulus. Ke depan usaha mereka akan kita monitor terus agar mereka menjadi embrio untuk mengelompokkan mereka ke dalam usaha-usaha yang sejenis,” kata Prof Udin.

Dari Bantuan Modal Menuju Rumah Produksi

Prof Udin menjelaskan, pelaku usaha yang memiliki potensi berkembang nantinya dapat diarahkan membentuk kelompok usaha berdasarkan jenis produk. Kelompok tersebut selanjutnya berpeluang mendapatkan dukungan lebih besar dari pemerintah, termasuk pembangunan rumah produksi.

Ia mencontohkan pelaku usaha makanan seperti produsen otak-otak. Apabila para pelaku usaha sejenis telah tergabung dalam kelompok yang kuat, pemerintah dapat memberikan dukungan berupa rumah produksi untuk meningkatkan kapasitas sekaligus kualitas produk.

Namun, menurut Prof Udin, peningkatan produksi harus berjalan beriringan dengan kepastian pasar. Karena itu, pemerintah juga akan berupaya mencari pihak yang dapat menyerap produk atau off-taker.

Tak Hanya Meriahkan HUT Bangka Barat, PT TIMAH Ajak Masyarakat Memahami Lebih Dalam Proses Pengolahan Timah

“Yang penting itu, begitu rumah produksi sudah terbangun, kita berupaya mencari off-taker atau pembelinya. Kalau kita bikin tetapi tidak ada pembeli, percuma,” ujarnya.

Laman: 1 2 3

× Advertisement
× Advertisement